Rabu, Oktober 28, 2020

Keluarga Abu Ziad Berbuka Ramadhan di Puing-Puing Rumahnya

Potlot.id – Ketika senja menetap di hutan bangunan yang hancur di sekitar mereka, Tareq Abu Ziad dan keluarganya berbuka puasa Ramadhan di sisa-sisa puing rumah mereka.

Kota Ariha di Suriah utara tampak seperti tempat terjadinya gempa bumi rakasa. Terlihat lautan abu-abu balok-balok batu yang tenang dan batang-batang besi yang sudah hancur.

Abu Ziad harus sedikit pembersihkan puing-puing di atap rumahnya yang telah ambruk ke bumi untuk meletakkan tiga kasur busa. Istri dan anak-anaknya duduk di sana ketika mereka makan bersama.

“Sekarang keluarga saya dan saya berada di atas kehancuran,” kata ayah tiga anak berusia 29 tahun itu.

“Kami menghidupkan kembali ingatan yang sangat sulit dan menyakitkan. Saya berdoa agar Tuhan tidak membiarkan orang lain mengalami ini.”

Dia dan keluarganya menyelamatkan diri dari Ariha akhir tahun lalu, ketika pasukan pemerintah Suriah yang didukung oleh serangan udara Rusia melancarkan serangan terhadap kota yang saat itu dikontrol oleh kelompok-kelompok bersenjata dan pemberontak.

Keluarga Tareq Abu Ziad di kota Ariha, provinsi Idlib, Suriah, berbuka puasa Ramadhan di atas puing rumahnya. (Foto: AFP)

Dalam beberapa pekan, sekitar satu juta warga sipil pergi menyelamatkan diri dari serangan di wilayah Idlib yang lebih luas. Idlib adalah benteng terakhir oposisi terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad setelah sembilan tahun perang.

Seluruh penduduk Ariha menuju ke utara karena sebagian besar kota diratakan dengan tanah.

Namun, ketika gencatan senjata diadakan, beberapa yang paling miskin memilih untuk kembali dan mencari akomodasi murah di tengah reruntuhan.

Abu Ziad kembali bulan lalu dan menemukan tempat tinggal.

Tapi dia ingin berbagi, setidaknya satu kali berbuka puasa di bekas rumahnya dulu.

“Setiap tahun kami biasa menghabiskan Ramadhan di sini dan kami ingin menghabiskan satu hari Ramadhan ini di sini,” katanya.

Di sekeliling mereka dan sejauh mata memandang, tidak ada satu pun manusia, hanya deretan rumah yang hancur menghancurkan etsa langit yang menyeramkan dan menakutkan di waktu senja.

Dapur rumah sudah lama hilang, tapi ibu Abu Ziad mengatakan, mereka tetap datang.

“Kami membawa makanan siap saji dari luar,” ia menjelaskan.

“Yang paling penting adalah kami menghidupkan kembali ingatan kami dan makan di rumah kami.”

[R/CRT]

Mi’raj News Agency (MINA)

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

POPULER

Salat tapi Pacaran?

Oleh: Ahmad Syarief Potlot.id -- Pacaran, sebuah istilah bagi sepasang anak manusia yang saling mengikat hubungan satu sama lain dengan komitmen sehidup semati. Namun sejak kapan...

Nabi Yunus, Lockdown, dan Doanya

Oleh: Prof. Madya Dr. Abdurrahman Haqqi* Potlot.id -- Jika Anda ditanya, “Siapakah dua orang Rasul yang dinasabkan kepada ibunya?” Nabi Isa AS yang dinasabkan kepada...

Tipe-Tipe Mahasiswa Menyebalkan dari Kaca Mata Dosen

Oleh: Ilham Syahrul Jiwandono Dari banyak tulisan keluhan mahasiswa soal kuliah, kebanyakan meyakini bahwa nilai jelek itu artinya ada andil kesalahan dosen. Hmm. Hape saya berdering, tampak ada pesan wasap masuk dari...

Meneladani Mujahidah Tangguh Zaman Rasulullah

Potlot.id -- Bersungguh-sungguh dalam membela Agama Islam di garda depan bukan monopoli kaum lelaki saja. Di zaman Rasulullah, perempuan-perempuan pun turut mempertaruhkan nyawa di...

Doa Meminta Kemudahan dalam Menjalani Kehidupan

Doa hari ini أللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَانَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِي أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ...

Tips Menggoreng Ikan Teri Agar Tidak Keras, Pasti Renyah!

Oleh: Lina Lusiana Potlot.id -- Siapa yang tidak mengenal ikan teri? Tentunya kita semua sudah pada tahu banget dong, ya, Gansist, apa itu ikan teri. Ikan...

Persiapan Ramadan di Makkah dan Madinah

Potlot.id -- Ramadan sudah sangat dekat, Mahkamah Ulya Arab Saudi menyerukan untuk mencari penampakan hilal pada kamis sore, 30 Sya’ban 1441 H. Masjidil Haram dan...