Rabu, Oktober 28, 2020

Turis China Pun Membanjiri Dubai Mal

Oleh: Mukti Ali

Potlot.idChina emang keren, enggak cuma barang mereka yang membanjiri Dubai, orang-orangnya juga pada dateng. Di Dubai malah ada sebuah toko, Dragon Mart namanya, di sini Anda mau cari barang-barang apa aja ada, asal bikinan China, ya?

Sebenarnya enggak cuma di Dragont Mart, produk-produk China dapat kita temukan, bahkan saya berani bertaruh dengan Anda bahwa di setiap toko cindera mata di Dubai kebanyakan barangnya adalah buatan China.

Ada apa dengan China? Mengapa mereka begitu perkasa?

Saya tidak akan menguliti soal itu, terlalu tinggi buat saya. Saya hanya mau menulis apa yang saya lihat saja, tentang turis-turis dari China yang semakin banyak membanjiri salah satu destinasi wisata di Dubai yakni Dubai Mal.

Dulu, saya pernah nulis, kalau Dubai tuh, kebanyakan objek wisatanya buatan, enggak kayak Indonesia yang sudah langsung diberi sama Tuhan berupa keindahan dan keelokan alam.

Dubai kagak punya gunung yang hijau beserta kebun tehnya, Dubai kagak ada danau memukau seperti danau Maninjau, Dubai kagak punya itu, mereka cuma punya  padang pasir, onta, ama tari perut.

Tapi kenapa Dubai masuk 10 besar kota yang paling banyak didatangi umat manusia di kolong jagat ini?

Ini semua karena Dubai pinter ‘mengemas dan menjual’ objek wisatanya. Ok, kita kembali ke turis China yang berseliweran di Dubai Mal.

Kebanyakan, enggak semuanya sih, turis-turis China datang bersama keluarganya, mereka menghabiskan cukup banyak fulus atau duit, karena aktivitasnya apalagi kalau enggak belanja barang mewah dan bermerk.

Mereka rata-rata menghabiskan 3-4 hari di Dubai atau di Abu Dhabi, ini menurut otoritas Uni Emirat Arab.

Karena mereka hobi berburu barang mahal dan bermerk, maka tidak heran kalau Dubai Mal menjadi tempat favorit mereka. Di Mal ini, barang-barangnya dijamin kagak KW, serunya  walau turis-turis China itu duitnya banyak ternyata mereka juga tidak pilih-pilih dalam soal urusan perut.

Di Dubai Mal, menurut saya, kagak tahu menurut orang lain, ada dua kategori tempat makan. Pertama tempat makan yang mahal, dan kedua tempat makan murmer alias murah meriah.

Kalau mau cari tempat makan yang murah meriah, Anda bisa meluncur ke Food Courtnya, di sana banyak resto yang harga makanannya bersahabat.

Nah, kalau sudah sampai di sana, Anda akan melihat banyak turis dari China yang nongkrong di tempat itu.

Karena semakin banyaknya turis China yang membanjiri Dubai, maka di koran-koran sekarang sudah mulai ada lowongan kerja yang menyaratkan penguasaan bahasa China.

Tidak jarang juga malah disebutkan dengan gamblang, di butuhkan orang China untuk bla-bla-bla. Biasanya untuk posisi SPG.

Berbicara tentang parisawata, kita enggak mungkin dapat melupakan dengan apa yang namanya akses, ya enggak? Orang bisa datang karena tempat yang dituju gampang diakses, Uni Emirat Arab termasuk di dalamnya Abu Dhabi dan Dubai memiliki maskapai-maskapai kelas dunia.

Kalau Abu Dhabi punya Etihad sedang Dubai punya Emirates.

Nah ini dia yang bikin kedua kota ini gampang didatangi. Urusan dengan China apa? Ternyata Etihad sudah menjalin kerjasama dengan maskapai Hainan, miliknya China, jadi siapapun orang China yang mau ke Uni Emirat Arab enggak perlu susah-susah lagi cari tumpangan.

Tidak dapat dipungkiri semakin banyaknya kelas menengah di China membawa berkah tersendiri,  Dubai dan Abu Dhabi sudah mengantisipasi fenomena ini, mereka sudah mulai meningkatkan promosi wisata ke negeri tirai bambu itu dan hasilnya sudah saya saksikan sendiri, di sini, di Dubai Mal.

Tulisan ini saya buat ketika saya masih jadi TKI di Dubai. Yang jelas sekarang kagak mungkin banyak turis datang ke Dubai karena masih ada wabah corona.

[p/clth]

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

POPULER

Salat tapi Pacaran?

Oleh: Ahmad Syarief Potlot.id -- Pacaran, sebuah istilah bagi sepasang anak manusia yang saling mengikat hubungan satu sama lain dengan komitmen sehidup semati. Namun sejak kapan...

Nabi Yunus, Lockdown, dan Doanya

Oleh: Prof. Madya Dr. Abdurrahman Haqqi* Potlot.id -- Jika Anda ditanya, “Siapakah dua orang Rasul yang dinasabkan kepada ibunya?” Nabi Isa AS yang dinasabkan kepada...

Tipe-Tipe Mahasiswa Menyebalkan dari Kaca Mata Dosen

Oleh: Ilham Syahrul Jiwandono Dari banyak tulisan keluhan mahasiswa soal kuliah, kebanyakan meyakini bahwa nilai jelek itu artinya ada andil kesalahan dosen. Hmm. Hape saya berdering, tampak ada pesan wasap masuk dari...

Meneladani Mujahidah Tangguh Zaman Rasulullah

Potlot.id -- Bersungguh-sungguh dalam membela Agama Islam di garda depan bukan monopoli kaum lelaki saja. Di zaman Rasulullah, perempuan-perempuan pun turut mempertaruhkan nyawa di...

Doa Meminta Kemudahan dalam Menjalani Kehidupan

Doa hari ini أللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَانَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِي أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ...

Tips Menggoreng Ikan Teri Agar Tidak Keras, Pasti Renyah!

Oleh: Lina Lusiana Potlot.id -- Siapa yang tidak mengenal ikan teri? Tentunya kita semua sudah pada tahu banget dong, ya, Gansist, apa itu ikan teri. Ikan...

Bagaimana Umat Islam Tahu Alqur’an Tidak Berubah?

Oleh: Firas Alkhateeb Potlot.id -- Kebangkitan Eropa dari abad kegelapan menuju masa pencerahan intelektual sejak tahun 1600-an hingga 1800-an adalah salah satu gerakan paling kuat...